Wae Rebo; Desa yang Unik!


Konsep desa adat ini membuat kita memiliki perasaan sedang menjadi tamu yang datang bermain ke rumah orang lain. Mengapa bertamu?. Nah, ini dia yang unik dari Desa Wae Rebo. Hal ini terasa sejak pertama kali kita menginjakkan kaki di rumah Kasih Ibu, persiapan yang mereka lakukan saat kita datang adalah mengetuk pentungan yang menandakan bahwa ada tamu yang akan datang selayaknya kita memencet bel untuk minta dibukakan pintu oleh pemilik rumah. Upacara we lulu yang wajib kita ikuti saat berkunjung ke desa ini selayaknya kita menyapa sang pemilik hunian dengan memperkenalkan diri dan apa tujuan datang ke sana. Hal ini menjadi menyenangkan apalagi bagi saya yang tinggal di kota besar di mana belakangan ini pertemuan seringnya diadakan di area publik. Bedanya, di Wae Rebo, kita bertamu ke rumah orang yang belum dikenal sebelumnya, dan karena desa Wae Rebo memiliki xxx rumah adat dan masing-masing rumah bisa diisi hingga xxx keluarga maka kita akan bertemu dengan banyak warga lokal dan anak kecil. Warga desa Wae Rebo sangat ramah dan terbuka terhadap tamunya, apalagi anak-anak di sana yang senang sekali jika diajak bermain atau membaca buku bersama. Pemandangan yang dijumpai  sangat indah karena letak desa Wae Rebo yang berada di lembah, sinar matahari pagi yang masuk ke dalam rumah, taburan bintang di malam hari, ditambah suara yang akan didengar adalah suara burung yang saling bersautan, suara kayu penumbuk biji kopi, serta riuhnya tawa canda anak kecil. Oh, tidak lupa rumah adat mereka yang berbentuk seperti rok putri-putri di film Disney. Wae Rebo sukses membuat saya malas untuk beranjak pulang.

Articles

Bidik Wisman Kemenpar promosi di NTTYS

read more
Rendang Hitam Pamer Rasa di LA Travel Show

read more
Sales Mission Indonesia di USA

read more
PESONA INDONESIA DI NYTTS 2016

read more